Selasa, 20 Agustus 2013

Sumut Optimis Capai Surplus Beras 2014

Sumut Optimis Capai Surplus Beras 2014
* Gubsu Berdialog Dengan Petani dan  Penyuluh Teladan


MEDAN - Sukses Sumatera Utara di bidang pertanian selama tiga tahun terakhir, menurut Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST MSi tak bisa lepas dari peran para tenaga penyuluh. Dengan kerja keras dan kerjasama penyuluh, pemerintah, petani dan sektor swasta, Gubsu optimis Sumut bisa bicara banyak untuk program Surplus beras 2014.

Meski tiga tahun terakhir pertanian Sumatera Utara menggembirakan, ditandai dengan meningkatnya produksi beras dan sukses cetak sawah baru, namun untuk mencapai target surplus beras yang juga jadi program nasional itu bukan hal mudah.

Selain kerjasama, program ini butuh kompetensi para penyuluh untuk mengajak para petani terus berusaha meningkatkan produksi pertanian.

Himbauan dan harapan tersebut disampaikan Gubsu saat berdialog dengan para penyuluh pertanian PNS maupun penyuluh swasta teladan, dan petani berprestasi, Gapoktan berprestasi, kelembagaan ekonomi petani  berprestasi, balai penyuluh kehutanan, perikanan, ketahanan pangan serta konservasi alam terbaik pada acara penyambutan penerima penghargan tingkat tahun 2013 di Gubernuran, Jalan Sudirman No. 41 Medan, Selasa (20/8).

"Mohon kepada para penyuluh pertanian untuk tetap ikhlas mendampingi para petani. jadilah tempat bertanya dan konsultasi sesuai kompetensi yang anda miliki. target kita kedepan adalah mewujudkan surplus beras 2014,"ujar Gubsu saat berdialog.


Produksi padi Sumatera Utara memang terus meningkat dalam 3 tahun terakhir. Bahkan Dinas Pertanian mencatat di tahun 2012 Sumut produksi beras mencapai 3,841 juta ton, melampaui target 3,766 juta ton.

Karena keberhasilan ini, Sumut yang sektor pertanian padinya bertumpu di 5 kabupaten: Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Labuhan Batu Utara dan Kabupaten Mandailing Natal ikut disertakan sebagai lumbung padi nasional.


Sektor pertanian menurut Gubsu memang punya catatan istimewa. Provinsi Sumut, lanjut Gubsu selama 5 tahun berturut-turut pertumbuhan ekonominya di atas rata-rata nasional dan 2 tahun berturut-turut tingkat inflasinya juga di bawa rata-rata nasional.

"Yang mengejutkan, pertumbuhan ekonomi yang diatas rata-rata nasional malah digerakan sektor yang dominan adalah sektor pertanian," katanya.

Karena dukungan ini, Gubsu optimis sektor pertanian tetap akan bicara banyak untuk mewujudkan Sumit yang berdaya saing sehingga menjadi provinsi yang maju dan sejahtera.

Sendi Warto Purba seorang petani teladan dari Kabupaten Simalungun menuturkan, Pemprovsu terus memperhatikan petani dan sektor pertanian. Perhatian saat ini sangat dibutuhkan, mengingat tiga bulan  terakhir kemarau sangat mengganggu jalannya pertanian. Dan kondisi makin parah dengan  jatuhnya  harga-harga komoditas pertanian.

"Semoga ada study banding terhadap HET,  juga untuk jenis bibit terus diawasi. Sehingga petani tetap bisa bersaing," harapnya.


Kepala Bakorluh P2K Provinsi Sumut Bonar Sirait melaporkan dalam rangka penyambutan penerima penghargaan tingkat nasionaal tahun 2013, Kementerian Pertanian RI dan Kementerian Kehutanan RI memberikan penghargaan tingkat nasional kepada penyuluh pertanian PNS teladan kepada Marlinza Simamora, Penyuluh Pertanian swadaya teladan kepada Alam Muda Pohan, THL-TBPP penyuluh pertanian kepada Tiurma Junita Pakpahan, petani berprestasi kepada Sendi Warto Purba, Gapoktan berprestasi kepada Gapoktan Berkat Rukun Deliserdang, kelembagaan ekonomi petani berprestasi kepada LKM sumber rejeki, balai penyuluh kecamatan beprestasi kepada balai penyuluh pertanian, perikanan, kehutanan dan ketahanan pangan bandar , KPA Biopalas kepada Boy Sandi lubis, konservasi Alam kepada Ilham Iskandar dan penyuluh kehutanan swadaya masyarakat kepada M Yusuf MS.

"Mereka telah mengikuti rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-68 kemerdekaan RI mulai tanggal 15 hingga 19 Agustus 2013 di Jakarta serta bersilaturahim langsung dengan Presidan RI," ujarnya.

 Dalam acara tersebut, Gubsu yang didampingi Kadis Pertanian Sumut H M Roem, Kadis Kehutanan Sumut Ir Halen Purba, Kadis Kominfo Sumut Jumsadi Damanik dan Kepala Bakorluh Sumut Bonar Sirait. Mereka  memberikan penghargaan kepada sepuluh petani, penyuluh, kelembagaan serta konsevasi alam teladan dan terbaik tingkat nasional. Juga memberikan penghargaan kepada 21 petani, penyuluh, kelembagaan serta konservasi alam teladan dan terbaik tingkat provinsi Sumut.(*)

KETERANGAN FOTO

1.Foto bersama

2. GUBSU Berikan Penghargaan

3 dan 4 GUBSU terima audensi Petani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar