Kamis, 14 September 2023

Pj Gubsu akan Beri Apresiasi, Pratama Amni Syahnanda Borong 3 Medali O2SN SMK Nasional



Medan - Pratama Amni Syahnanda siswa SMKN 1 Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut, berhasil memborong tiga medali sekaligus pada 02SN SMK tingkat Nasional Cabang Renang di Kolam Renang Bulungan Jakarta Kamis (14/9) 

      Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Dr H Asren Nasution MA menjawab wartawan, Kamis (14/9) sore bersyukur dan memberi apresiasi atas prestasi yang terukir pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tersebut.

     Dikemukakannya Pj Gubsu Hassanudin melalui Dinas Pendidikan Sumut akan memberi apresiasi kepada siswa berprestasi pada O2SN ini.

     “Pratama Amni Syahnanda memperoleh medali emas renang 50 meter gaya bebas dan 100 meter gaya bebas serta perak 50 meter gaya kupu-kupu,” jelas Kadis.

      Prestasi ini katanya tentu membawa prestise tidak hanya bagi atlit siswa melainkan juga berdampak positif bagi keluarga . “Nama baik sekolah tentu juga naik dan rekan sejawat peserta didik secara umum,” ujarnya.

      Di sisi lain lanjutnya keberhasilan atlit pelajar ini merupakan sinyal bahwa Sumut siap bertarung menghadapi PON XXI tahun 2024. Bibit potensial banyak di sekolah-sekolah di pelosok desa di Sumatera Utara. “Kita tinggal mengasah mereka untuk menjadi atlit nasional pada masanya,” ujar Kadis. 

     Kadis juga mengemukakan olahraga merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan sebagai alat pembentukan karakter manusia. 

     Olahraga dengan slogan sport for all merupakan langkah awal yang strategis menuju pembentukan karakter. 

     Pembentukan karakter selain dilandasi oleh budaya nasional juga diwarnai oleh budaya dan ciri khusus cabang olahraga yang dilakukan. Oleh karena itu untuk mengangkat citra Indonesia di mata dunia maka salah satu cara adalah membangun kebesaran Indonesia kembali: bangunlah olahraganya.

      Dengan berolahraga, banyak karakter positif yang dapat terbentuk pada perilaku olahraga tersebut. Melalui olahraga, seseorang akan memiliki tanggungjawab, rasa hormat dan memiliki kepedulian dengan sesama. 

      Nilai-nilai ketekunan, kejujuran dan keberanian juga dapat diperoleh dari aktivitas olahraga dan tentu masih banyak lainnya. Selain itu merupakan langkah awal untuk memosisikan kembali olahraga dalam pembentukan karakter

Kisah Pak Asren kepada DHD 45 tentang Lemari Cantik namun Keropos Dimakan Rayap



Medan - Ada suatu hal menarik saat Kadis Pendidikan Sumut Dr H Asren Nasution MA berdialog dengan fungsionaris DHD 45 Sumut di ruang kerjanya, Selasa (12/9).

       Dia menggambarkan tentang lemari kayu cantik penuh buku dan barang-barang berharga  namun tanpa disadari sudah keropos di makan rayap. 

      “Begitu tersenggol kucing tiba-tiba lemari itu ambruk berkeping-keping dan orang terkejut, kok bisa ? Rupanya kerangka lemari sudah jadi serbuk halus di dalamnya,” kisah Asren yang mantan Kapendam I/BB, Kadis Kominfo Sumut dan pernah bertugas di Kostrad TNI.

      Kisah lemari kayu ini adalah kiasan. Kata Kadis, begitu lah bangsa ini ke depan jika generasi mudanya saat ini, generasi milenial atau generasi ‘y’ dan ‘z’, tidak memiliki karakter kebangsaan dan nasionalisme yang kuat. Negara bisa ambruk.

      Sekretaris DHD Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Sumut Dr H Eddy Syofian MAP mewakili Ketua DHD 45 Mayjen TNI (Purn) M Hasyim sangat sependapat dengan hal ini.

     Eddy Syofian bersama Bendahara Ir Hj Vivi Savitri dan fungsionaris lainnya Dr Phill Ichwan Azhari MS (Kabid NKBI) dan Drs Harun Al Rasyid berkunjung ke Dinas Pendidikan sehubungan akan digelarnya dua kegiatan strategis akbar melibatkan guru dan pelajar. 

      Kegiatan strategis kerjasama Dinas Pendidikan Sumut dengan DHD 45 tersebut, jelas Eddy Syofian yaitu Sarasehan Guru-guru Sejarah se-Sumut. “Kegiatan ini melibatkan 150 guru sejarah se propinsi ini, dijadwalkan 25 September 2023 di Aula Dinas Pendidikan Sumut di Medan,” kata Eddy Syofian.

       Selanjutnya diagendakan tanggal 27 September 2023 di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubsu di Medan, lanjut Eddy digelar Gebyar Sejarah Milenial melibatkan 500 pelajar SMTA se Kota Medan. Kegiatan ini diharapkan dibuka Pj Gubsu Hassanudin.

        Kedua kegiatan strategis ini kata Eddy Syofian merupakan follow up implementasi gagasan Kadis Pendidikan Sumut pada penyerahan Piala Gubsu di Festival Video Kebangsaan Milenial 28 Agustus 2023 dan juga hasil Rakerda DHD 45 Sumut 29 Agustus 2023.

       Kadis Pendidikan Sumut mendukung sepenuhnya kedua kegiatan ini karena untuk membangun karakter bangsa generasi milenial masa depan merupakan tanggung jawab semua pihak khususnya DHD 45.

      Menurut Kadis generasi milenial saat ini kemampuan intelektualitasnya dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi tidak diragukan lagi. Bahkan ada indikasi kecerdasan intelektual mereka bisa melampaui para guru.

     Hanya saja kekuatan karakter kebangsaan dan nasionalisme mereka masih harus dibina. Padahal ketika karakter itu keluar dari akar yang sesungguhnya maka tinggal menunggu rubuhnya suatu bangsa. 

       “Salah satu metode membangun karakter itu melalui sejarah. Jadi sejarah harus menjadi salah satu materi pokok bagi pelajar untuk membangun karakter mereka,” ujarnya.

      Asren menggambarkan begitu pentingnya doktrin sejarah sehingga di TNI pengkajian sejarah menempati posisi sangat strategis. Bahkan di TNI AD pengkajian sejarah menempati tempat tersendiri cukup tinggi dipimpin perwira tinggi.

      “Melalui jalur sejarah kita mempunyai wadah untuk ‘mengawal’ katakter generai milenial jangan sampai tergerus sedikit pun demi keutuhan bangsa Indonesia masa depan,” ujarnya

     Kadis berulang mengingatkan semua yang berada pada posisi dan tatanan kenegaraan terutama guru dan pejabat pemerintah saat ini akan disebut gagal apabila generasi mendatang tergerus karakter kebangsaannya.

     Itulah sebabnya lanjut Asren pihaknya sangat mengapresiasi program DHD 45 yang membangkitkan nilai-nilai sejarah dengan konteks kekinian bagi gerenasi milenial maupun generasi ‘y’ dan ‘z’. Kegiatan DHD 45 ini strategis dan fundamental

Selasa, 12 September 2023

Juara Umum Festival Anak Sholeh Ingatkan Janji Gubernur Sumsel Beri Hadiah Mobil Belum Dipenuhi



Jakarta - Juara Umum Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) tahun 2022 DPW BKPRMI Kalimantan Selatan sangat kecewa atas janji Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru.

     Janji tersebut yakni akan memberikan mobil operasional kepada Juara Umum FASI tingkat Nasional di Palembang tahun 2022, namun setelah lebih 1 tahun ditunggu oleh guru mengaji dan santri binaan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kalimantan Selatan janji tersebut belum juga ditepati.

     Hal ini disampaikan DPW BKPRMI Kalsel usai menghadiri acara milad BKPRMI di jakarta Senin 12 Setember 2023.

      “BKPRMI Kalsel berharap bantuan ini mampu mengajak generasi muda Islam untuk terus semangat memakmurkan masjid dan menjadikan masjid tempat diskusi keagamaan serta memberikan bantuan kepada umat dalam pembinaan generasi Qurani,” ungkap H Ahmad Rizqon mewakili DPW Kalsel.

      Mereka berharap DPP BKPRMI dan DPW BKPRMI Sumatera Selatan agar segera menagih janji Gubernur Herman Deru yang menjajikan mobil tersebut di hadapan 30 DPW BKPRMI se Indonesia pada acara Rakernas di Palembang dan pada acara FASI juga dihadapan Menteri BUMN sudah diberikan secara simbolis kunci mobilnya.

     “Kami berharap sekali kepada bapak Herman Deru untuk menepati janjinya,” ungkap H.Ahmad Rizqon.

     Pada kesempatan tersebut Ketum DPP BKPRMI H Said Aldi Al Idrus akan mengingatkan kembali Gubernur Sumsel H Herman deru. “Semoga Pak Herman Deru segera menepati janjinya karena mungkin saja selama ini beliau lupa dengan banyaknya tugas-tugasnya sebagai Gubernur dan kami yakin beliau ini orang baik takkan ingkar akan janjinya,” ungkap Said.

Pada acara Puncak Milad BKPRMI ke-46 tersebut Ketum DPP BKPRMI H Said Aldi Al Idrus beserta pengurus mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader BKPRMI yang telah menyukseskan kegiatan BKPRMI selama ini,

     "Saya bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh DPW dan DPD BKPRMI se Indonesia yang telah mendukung dan mengajak pemuda Islam untuk bersinergi bersama membangun generasi yang kuat, Saya harap ke depannya seluruh kader BKPRMI di seluruh Indonesia bisa menjalankan kegiatan dengan lancar dan sukses," harap Said

Minggu, 10 September 2023

DMDI Indonesia Apresiasi Polri Tangguhkan Penahanan 7 Warga Rempang



Medan - Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia mengapresiasi kebijakan penangguhan terhadap 7 warga Rempang yang berstatus tersangka oleh Kapolresta Balerang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto. 

"Kita apresiasi kebijakan Kapolresta Balerang atas penangguhan tersangka terhadap 7 warga Balerang dan upaya mediasi Walikota Batam  Muhammad Rudi sehingga suasana Batam secara perlahan mulai kondusif," ujar Ketua Umum DMDI Indonesia, Datuk H Said Aldi Al Idrus kepada wartawan melalui sambungan seluler dari Medan, Senin (11/9/2023). 

Hal ini dikatakan Said Aldi merespon peristiwa konflik agraria yang terjadi di Pulau Rempang yang diduga bermula ketika Badan Pengusahaan (BP) Batam berencana merelokasi seluruh penduduk Rempang yang jumlahnya berkisar 7.500 jiwa untuk rencana pengembangan investasi di Pulau Rempang yakni pembangunan kawasan industri, jasa dan pariwisata yang pengerjaannya akan digarap oleh PT Makmur Elok Graha (MEG). 

Seperti diketahui, proyek ini ditargetkan bisa menarik investasi hingga Rp 381 triliun pada 2080. 

Menurut Said Aldi, kebijakan penangguhan kepada 7 tersangka warga rempang yang telah diambil Kapolres Balerang adalah keputusan yang tepat.  

"Dan DMDI Indonesia berterima kasih kepada Polri khususnya Kapolres Balerang yang telah mengabulkan permintaan penangguhan 7 warga Pulau Rempang tersebut," ucap Said Aldi yang juga Ketua Umum DPP Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) ini.

Sebagai warga Indonesia berdarah Melayu, Said Aldi sangat merasakan kondisi warga Pulau Rempang yang hampir seluruhnya Suku Melayu. Akan tetapi, menjaga kondusifitas, kekompakan dan persatuan tetap harus yang menjadi hal utama di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini. 

Selain itu, Said Aldi juga meminta agar investasi jangan sampai menimbulkan gejolak di masyarakat, apalagi sampai menimbulkan konflik. Masyarakat Melayu Indonesia tidak anti terhadap investasi pembangunan. 

"Namun alangkah baiknya, investasi itu dilakukan dengan cara-cara santun. Jangan sampai menimbulkan gejolak. Karena yang dirugikan itu masyarakat. Santun dan baiklah berinvestasi," tuturnya. 

Masih kata Said Aldi, bahwa kerjasama yang maksimal antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci penting keberhasilan pembangunan daerah. Termasuk dalam merealisasikan pengembangan Kawasan Rempang sebagai Program Strategi Nasional (PSN) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.

Said Aldi juga mengapresiasi langkah Walikota Batam yang juga Kepala BP Batam Muhammad Rudi yang berkomitmen untuk segera mendudukkan permasalahan Rempang, baik ditataran pemerintah ataupun masyarakat. Sehingga permasalahan yang ada dapat terselesaikan dan menghasilkan solusi terbaik.

“Kita sama-sama berharap permasalahan Rempang segera selesai. Keinginan Pemerintah Pusat dan Kondusifitas di Rempang harus sama-sama jadi prioritas dan diselesaikan bersama agar investasi dan kerukunan ummat tetap berjalan beriringan,keberlangsungan hidup masyarakat di rempang harus juga di utamakan, imbuh Said Aldi

Senin, 04 September 2023

Said Aldi Al Idrus Lantik Pengurus DMDI Riau Disaksikan Yang di-Pertua Negeri Malaka Malaysia



Riau – Ketua Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia Datuk H Said Aldi Al Idrus mengukuhkan sekaligus melantik Kepengurusan DMDI Provinsi Riau masa bakti 2023-2026 di Gedung Anjungan BRK, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Senin (4/9/2023).

Hadir Presiden DMDI Tuan Yang Terutama Tun Seri Setia Dr Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam Yang di-Pertua Negeri Malaka Malaysia, Gubernur Riau Drs H Syamsuar, Kapolda Riau Irjend Pol Muhammad Iqbal, Forkopimda Riau beserta jajaran pengurus DMDI Indonesia. 

Dalam pidatonya, Said Aldi meminta kepada Ketua DMDI Riau Drs H Masrul Kasmi bersama para pengurus agar menjalankan  program kerja yang telah diamanatkan untuk kemajuan masyarakat Melayu Riau dan menjadi organisasi yang bermanfaat bagi umat,

“Melayu harus bangkit. Pusat Melayu di Indonesia itu ada di Riau. DMDI harus menjadi pelopor bagi orang-orang Melayu dan mampu bersaing memajukan Riau menjadi negeri yang kaya dengan minyak dan gas bumi yang terbilang gemilang,” imbuh Said Aldi.

Said Aldi juga meyakini DMDI Riau mampu menjalankan seluruh program yang telah diamanatkan, termasuk membuka Food Bank dan memberikan pembinaan kepada generasi-generasi Melayu Islam di Riau untuk menjadi generasi yang memahami agamanya dan menjadikan Qur’an, Hadis sebagai petunjuk,

“Food Bank kita harap terbentuk di Riau karena itu merupakan program utama dari DMDI Indonesia untuk kemanusiaan, tujuannya untuk membantu dan kontribusi DMDI kepada pemerintah dalam mempertahankan ketahanan pangan,” tegas Said Aldi yang juga Ketua Umum DPP BKPRMI ini. 

      Tak hanya itu, Said Aldi juga meminta Pengurus DMDI Riau yang baru saja dilantik agar tetap mengedepankan program-program sosial kemanusiaan, budaya dan sosial. Sebab, organisasi ini telah dikenal dengan program sosial kemanusiaannya.  

      “Kita selalu terdepan dalam program sosial kemanusiaan. Karena kalau bukan DMDI yang menjadi terdepan, siapa lagi yang selalu memberikan sentuhan bantuan kepada masyarakat,” ujar Said Aldi. 

      Sementara itu, Presiden DMDI Tun Seri Setia H.M Ali bin Rustam mengaku bangga dengan kepemimpinan DMDI Indonesia,serta bangga dengan acara pelantikan Pengurus DMDI Riau ini, terutama dengan banyaknya delegasi DMDI yang datang terutama dari DMDI di beberapa provinsi se Indonesia dan Malaysia,

”DMDI siap membawa investor untuk peluang-peluang bisnis industri dan teknologi juga pertanian. Kita akan bawa pelaku-pelaku bisnis dan investor untuk mengembangkan bisnis dengan Bendera DMDI,” imbuh Tun Seri Setia HM Ali bin Rustam.

     Sementara, Gubernur Riau Datuk Setia Amanah Drs H Syamsuar MSi dalam sambutanya meminta Ketua DMDI Riau Masrul Kasmi agar membawa DMDI Riau lebih maju dan mampu mengembangkan hal terbaik untuk memajukan Riau di segala sektor.

      ”Melihat komposisi dan jajaran pengurus yang dilantik, saya yakin ini orang-orang terbaik dan kemampuanya tidak diragukan lagi. Bawalah ke arah yang lebih maju,” pinta Gubernur Riau.

Merespon amanat Ketua DMDI Indonesia, Presiden DMDI dan Gubernur Riau, Ketua DMDI Riau, Masrul Kasmi dalam pidatonya menyatakan siap membawa dan membesarkan DMDI di Riau dan akan berinovasi memajukannya.

”Mari bekerja keras, bekerjasama, bahu membahu menggerakan DMDI ini aktif diberbagai kegiatan di negara-negara sahabat yang ada di 23 negara anggota DMDI di dunia,” ujar Masrul Kasmi.

Sementara itu, untuk prosesi pelantikan diawali dengan ikrar dan penyerahan Pataka DMDI dari Ketua Umum DMDI Indonesia, Datuk H Said Aldi Al Idrus didampingi Presiden DMDI Tun Seri Setia DR Muhammad Ali bin Rustam.

 Setelah Pataka diserahkan kemudian langsung dikibarkan Ketua DMDI Riau Drs H Masrul Kasmi.

Usai acara, Presiden DMDI, Gubri serta Forkopinda meresmikan Mesjid di lingkungan Kantor BRK yang turut dihadiri Mantan Gubri HM Rusli Zainal dan bebetapa tokoh Riau lainya

Minggu, 03 September 2023

Gubsu Edy “Titip” dan Optimis Proyek MYC Jalan dan Jembatan di Pulau Nias Harus Selesai



Medan - Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi memberi garansi penuh tidak ada unsur politis sedikit pun dalam menetapkan kebijakan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan provinsi di Sumut termasuk di Pulau Nias.

       Hal itu ditegaskannya menjawab wartawan di Medan, Minggu (3/9) sehubungan proyek Multi Years Contract (MYC) Jalan dan Jembatan daerah strategis propinsi Sumut belum tuntas sepenuhnya, karena memang diprogram sampai 2024, sementara jabatan Edy akan berakhir 5 September 2023.

      Edy bersyukur hingga posisi akhir Agustus realisasi proyek yang dikenal sebagai proyek Rp 2,7 Triliun ini sudah mencapai 56,89 persen. “Memang sampai 2024 namun kita optimis tuntas akhir 2023 ini,” ujarnya.

      Khusus tentang keberadaan proyek di Pulau Nias Gubsu Edy Rahmayadi “titip” agar juga dituntaskan. Pulau Nias harus “dikejar” penyelesaiannya.

        Lebih jauh tentang perkembangan proyek Multi Years Contract (MYC) Jalan dan Jembatan daerah strategis propinsi Sumut yang berada di Pukau Nias, Kadis PUPR Sumut Marlindo Harahap optimis selesai.

       Menjawab wartawan, Kamis (31/8) Kadis mengemukakan Pulau Nias atau untuk pulau dan kepulauan yang terletak di sebelah barat Pulau Sumatera itu terdiri dari Kota Gunung Sitoli, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara dan Kabupaten Nias Barat.

Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan pada proyek strategis daerah Provinsi Sumatera Utara juga akan dirasakan di 5 kabupaten /kota di pulau Nias ini sebagai tindak lanjut untuk pengentasan daerah tertinggal tahun 2020 -2024 berdasarkan amanah dari Peraturan Presiden No. 63 Tahun 2020.

       Berdasarkan kontrak antara Dinas PUPR Sumut dan  Waskita-SMJ-Utama KSO penanganan infrastruktur jalan dan jembatan di pulau Nias terdiri dari Kota Gunung Sitoli Peningkatan struktur Jalan Provinsi ruas Gunung Sitoli - Afia di KotaGunung Sitoli sepanjang 1 km, Pembangunan Saluran Drainase pada jalan Provinsi ruas Jl. Sudirman di Kota Gunung Sitoli sepanjang 1.000 m.

        Kabuoaten Nias Peningkatan struktur jalan lolowua - dola di kab. Nias sepanjang 2,5 km. Kabuoaten Nias Selatan Peningkatan struktur jalan provinsi ruas Duria - Lolowau di Kab. Nias Selatan sepanjang 4,32 km, Peningkatan struktur jalan provinsi ruas Lolowau - siwalawa II di Kab. Nias Selatan sepanjang 1,6 km.

      Kabupaten Nias Utara Peningkatan struktur jalan provinsi ruas Afia - Tuhemberua sepanjang 1 km, Peningkatan struktur jalan provinsi ruas Tuhemberua - Lotu sepanjang 9 km, Pembukaan jalan provinsi ruas Afulu - Bts. Nias Barat di Kab. Nias Utara sepanjang 14,21 km, Peningkatan struktur jalan provinsi ruas Lahewa - Afulu sepanjang 2,5 km, Peningkatan struktur jalan provinsi ruas Lotu - Lahewa sepanjang 1 km, Pembangunan Box Culvert pada jalan Provinsi Ruas Afia - Tuhemberua sebanyak 3 unit.

        Kab. Nias Barat Peningkatan struktur jalan provinsi ruas Hilimbuasi - Mandrehe sepanjang 2 km, Pembukaan jalan provinsi ruas Lasara Bagawu - Bts. Nias Barat di Kab. Nias Utara sepanjang 11,30 km, Peningkatan struktur jalan provinsi ruas Dola -Duria di Kab. Nias Barat sepanjang 1,6 km, Peningkatan struktur jalan provinsi ruas Mandrehe - Sirombu di Kab. Nias Barat sepanjang 1,8 km, peningkatan struktur jalan provinsi ruas Siwalawa II - Sirombu sepanjang 2 km, pembangunan jembatan Idano Noyo (Tahap I) di Kab. Nias Barat sepanjang 100 m dan Pembangunan jembatan Idano Mbobo Sebua di Kab. Nias Barat sepanjang 10 m.

       Untuk percepatan pembangunan jalan di pulau Nias ini maka PT. Pijar Utama sebagai bagian dari KSO membangun Asphalt Mixing Plant (AMP) baru di Kab. Nias Barat dengan kapasitas 60-80 ton/jam yang saat ini sedang persiapan pondasi.

        Kemudian khusus untuk pembangunan jembatan Idano Noyo dengan bentang yang cukup panjang yang mencapai 100 m akan dilakukan menggunakan rangka baja. 

      Saat ini pemesanan rangka baja sudah dilaksanakan dan sedang dalam proses untuk pengirimannya.

      Namun diakui bahwa dalam pelaksanaannya mengalami banyak kendala mulai dari pembebasan lahan masyarakat yang terkena dampak pelebaran jalan dan abutmen jembatan, adanya kendala utilitas, keterlambatan dalam proses perizinan lingkungan yang pada akhirnya juga akan memperlambatan perizinan untuk SILO dan SILP dari AMP baru tersebut.

      Dinas PUPR Prov. Sumut sangat responsive untuk mengatasi persoalan yang timbul di lapangan maka pada tanggal 23 Agustus 2023 yang lalu, Kadis PUPR Prov. Sumut ini terus turun ke lapangan meninjau salah satu penyebab keterlambatan pekerjaan di pulau Nias dan langsung melakukan pertemuan dengan Bupati Nias Barat, Ketua DPRD Nias Barat, Dandim 0213/Nias, Kadis PUPR Nias Barat dan tokoh masyarakat Nias Barat. 

       Hasil pertemuan ini telah disepakati pembebasan tanah untuk kelanjutan pembangunan jembatan Idano Noyo (Tahap I) di Kab. Nias Barat.

      Kadis PUPR menjelaskan bahwa akibat keterlambatan pembebasan lahan ini akan berdampak pada keterlambatan dalam penyelesaian pembangunan jembatan di Idano Noyo Kab. Nias Barat ini.

       Kemudian pada tanggal 30 Agustus 2023 kemarin juga telah dilakukan pertemuan yang terpadu di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Idianto, SH, MH dan didampingi oleh Asdatun dan Asintel. 

       Pertemuan itu dihadiri oleh Kepala Dinas PUPR, BPK Perwakilan Sumut, Inspektorat Prov. Sumut, Tim Ahli Hukum Kontrak dan Racang Bangun, GS Waskita-SMJ-Utama KSO, PT. SMJ,  PT. Pijar Utama, konsultan Manajemen Konstruksi, tim dari Dinas PUPR dan Tim dari Kejati Sumut.

        Dalam pertemuan itu salah satunya membahas solusi dan upaya percepatan pelaksanaan pekerjaan khususnya di pulau Nias yang menjadi perhatian khusus dari Kajati Sumut ini.

       Setelah pertemuan itu Kadis PUPR Ir. Marlindo Harahap, MT sangat berharap dukungan dari seluruh masyarakat dan semua pihak terkait untuk mendukung percepatan pembangunan yang telah direncanakan oleh Dinas PUPR untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat di pulau Nias ini dapat segera terwujud

Sabtu, 02 September 2023

Gubsu Kukuhkan Pengurus PWRI Sumut : Usia Boleh Tua, Jati Diri Tetap Kokoh



* Edy Rahmayadi terima Penghargaan Wredatama Nugraha Utama

Medan - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada para tokoh senior birokrasi yang telah purna bakti. Diakuinya mereka selama ini banyak memberi inspirasi baginya.

     “Jujur saya akui. Selama memimpin Sumut masukan dan inspirasi dari para senior cukup besar. Di mata saya, mereka usia boleh tua, namun jati diri tetap kokoh,” ujarnya pada Pengukuhan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Sumut masa bakti 2023 - 2028, Sabtu (2/9/23).

        Pengurus yang dikukuhkan di Aula Tengku Rizal Nurdin Gubernuran Medan tersebut diketuai H Hasban Ritonga SH (mantan Sekdaprovsu) dan fungsionaris lainnya antara lain Wakil Ketua H Asrin Naim (mantan Assiten Pemprovsu dan Sekda Deliserdang), Sekretaris Hamzah dan Bendahara Rusli.

       Pada kesempatan ini Ketua PB PWRI Pusat Prapto Hadi memberikan Anugerah Piagam dan Tanda Penghargaan Wredatama Nugraha Utama kepada Gubsu Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi.

     Selain itu juga diberikan Anugerah Piagam dan Tanda Penghargaan Wredatama Nugraha Madya kepada Ketua Pengurus PWRI Sumut H Hasban Ritonga SH serta para penasihat Lundu Panjaitan SH (mantan Wagubsu) dan empat mantan Sekdaprovsu H Nurdin Lubis SH MM, DR RE Nainggolan MM, Drs H Muchyan Tambuse dan Drs H Amrun Daulay MM.

     Pada acara yang juga dihadiri Gubsu ke-15 Dato’ Seri H Syamsul Arifin SE, mantan Sekdaprovsu Hj Dr R Sabrina dan sejumlah tokoh birokrat senior lainnya, Gubsu mengemukakan ilmu dan pengalaman anggota PWRI sangat luas karena telah ikut mengelola pemerintahan di Sumut.

     “Hasil kinerja sesepuh ini yang kami lanjutkan hingga kini Sumut berada pada posisi kedua dari seluruh propinsi Indonesia dalam perolehan prestasi atas award. Sejak 2019 hingga saat ini Sumut telah memperoleh 95 Award tingkat nasional, kedua setelah Jawa Barat 345 Award, di atas Jatim yang 74 Award,” ujarnya.

      Gubsu memberi apresiasi para PWRI memiliki jatidiri kokoh dan bersikap bukan hanya meminta tapi apa yang bisa diberikan kepada negara.

       Gubsu juga mengaku bangga keberadaan PWRI Sumut namun dia prihatin mendengar masih banyak anggota PWRI yang “menyekolahkan” SK Pensiun atau meminjam uang dengan jaminan SK Pensiun.

     “Tolong kepada pengurus yang baru agar didata SK pensiunan yang digadai dan dicarikan solusi agar keluar dari menggadaikan SK Pensiun.

     Gubsu juga berpesan agar PWRI harus mendatangi Gubsu dengan memberikan masukan bahkan kritikan membangun. Namun harus didasari dengan kasih sayang bagaimana untuk memberhasilkan pembangunan Sumut.

    “Jadi pupuk kasih sayang. Ini takkan pernah terjadi bila rasa kasih sayang tidak ada karena kita terolok-olok dan terkota-kotak karena agama, suku dan partai. Jadi mari kita bersatu dengan raa kasih sayang,” ujarnya.

     “Jangan hubungan kita terganggu karena tidak didasari rasa kasih sayang. Lindungi kami dari malapetaka dan tidak berfikir jernih.  Kami harus dilindungi senior,” ujarnya.

     Ketua PWRI Sumut Hasban Ritonga mengapresiasi sikap Gubsu yang membuka diri begitu luas dengan para purna bakti. PWRI siap menjadi wadah untuk berlindung dan berdialog